Lawan di Lapangan, Wenger dan Sir Alex Punya Ramuan Sukses yang Sama

wenger

Eks striker Arsenal dan Manchester United, Robin van Persie memandang duo pelatih legendaris, Arsene Wenger dan Sir Alex Ferguson, punya resep sukses yang sama. Robin van Persie pernah menghabiskan delapan tahun di Arsenal sebelum memutuskan hijrah ke Manchester United pada musim panas 2012. Agen Ibcbet Indolucky7.

Pengalaman membela dua klub itu membawa Robin van Persie merasakan gemblengan Arsene Wenger dan Sir Alex Ferguson.

Dari pengalamannya bersama Arsene Wenger dan Sir Alex Ferguson, Robin van Persie mengaku mengambil pelajaran soal bagaimana mendorong tim lebih berprestasi.

Namun, bukan geliat pencarian pemain di bursa transfer yang Van Persie dapat dari mereka berdua, melainkan kesabaran. “Apa yang mereka lakukan? Perombakan skuat secara besar-besaran?” ujar Van Persie, seperti dikutip BolaSport.com dari laman BBC.

“Arsene bertahan di Arsenal untuk 22 tahun, sedangkan Sir Alex menetap selama 26 tahun. Jika menginginkan yang terbaik untuk klub, berilah waktu kepada seseorang,” ucap pria berumur 35 tahun ini melanjutkan. Apa yang dinyatakan pria yang pensiun akhir musim 2018-2019 itu setidaknya dapat dibuktikan dengan torehan prestasi kedua pelatih.

Sebelum mempersembahkan 13 trofi juara Liga Inggris, Ferguson tak mampu mengantarkan Setan Merah memenangi ajang apa pun selama lima tahun sejak dilantik pada 1986. Sementara itu, Wenger baru mampu mempersembahkan 17 trofi juara di berbagai ajang, setelah tak memenangi gelar apa pun pada musim perdananya menangani The Gunners, 1996-1997.

Van Persie menilai bahwa ketidaksabaran suatu tim dengan pelatih lamanya mendorong pencarian pelatih baru.

Hanya, ia tak yakin bila pelatih baru bakal mendatangkan peningkatan performa pada kemudian hari.

Pasalnya, pelatih baru tersebut juga akan berada pada titik awal sebagaimana juru taktik sebelumnya.

Hal ini dicermati top scorer Liga Inggris musim 2011-2012 dan 2012-2013 itu juga terjadi pada pemain. “Sekarang, jika Anda melihat di pemberitaan, semuanya hanya berorientasi pada bisnis,” kata Van Persie.

“Jika seorang pemain memiliki performa yang buruk dalam beberapa laga, maka ia akan dijual. Sementara saat ia tidak mencetak beberapa gol, maka ia harus pergi,” ucap pengemas 102 caps timnas Belanda ini

Menurut Van Persie, seharusnya era sepak bola masa kini harus mencontoh pola pikir masa lalu.

“Dulu ketika waktu sangat memadai, Anda bisa membuat kesalahan dan Anda bisa belajar,” tutur Van Persie.

Be the first to comment on "Lawan di Lapangan, Wenger dan Sir Alex Punya Ramuan Sukses yang Sama"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*