PSSI Tak Masalah Jarak Indonesia-Australia untuk Piala Dunia 2034

Ratu Tisha

Jarak Indonesia dan Australia tak menjadi masalah untuk pencalonan diri tuan rumah Piala Dunia 2034. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha Destria.

PSSI memang berkeinginan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 dan sudah disetujui dalam forum AFF Council di Bali pada 2017. AFF pun menunjuk PSSI sebagai leader bidding Piala Dunia 2034.

Dalam perjalanannya, PSSI menggandeng Football Federation Australia (FFA) sebagai tuan rumah bersama. Kesiapan infrastruktur yang dimilik Australia menjadi salah satu alasan PSSI menjadi tuan rumah bersama.

Beberapa hal memang harus dikoordinasikan antara Indonesia dan Australia, salah satunya adalah jarak. Perjalanan ke Australia bisa memakan waktu 2 sampai 6 jam. Akan tetapi, Tisha optimistis hal itu tak menjadi masalah.

“Piala Dunia 2026 lebih jauh lagi, Kanada-Meksiko-Amerika Serikat. Jaraknya ini jauh sekali. Tapi tidak ada masalah, makanya kita gandengnya Australia. Penerbangannya juga sering,” ujar Tisha, Selasa (2/7/2019). Lebih lanjut, Tisha menyambut baik keinginan ASEAN untuk maju sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034. Tisha juga menegaskan bahwa yang melakukan bidding adalah federasinya, dalam hal ini PSSI dan bukan negaranya.

Untuk itu, Tisha mengatakan akan ada pembicaraan lebih lanjut lagi kepada negara ASEAN terkait tuan rumah dan siapa saja yang mewakili ASEAN. Agen Sbobet Indolucky7.

“Karena Australia bagian dari AFF, kita bersama-sama dengan AFF Council bergandengan untuk maju bidding,”

“Ingat, yang ikut bidding itu federasinya. Nanti pasti akan ada pertanyaan, apakah FIFA bisa menerima 12 federasi ikut bidding? Terus kalau berhasil, tuan rumah kan dipastikan lolos jadi peserta, masa 12 nya lolos?,”

“Nah itu semua nanti di council meeting AFF bulan Agustus teknisnya seperti apa akan dibahas lebih lanjut,” tutur Tisha.

Be the first to comment on "PSSI Tak Masalah Jarak Indonesia-Australia untuk Piala Dunia 2034"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*